| Tahun 1964 | Tanggal 17 September 1964, dideklarasikan pendirian AKPELNI oleh Yayasan Pengabdi Pancasila. Pimpinan dan pengelola AKPELNI oleh Yayasan dipercayakan kepada Prof. Sudarto, SH (Alm) sebagai Direktur, dibantu oleh beberapa dosen dari Universitas Diponegoro (UNDIP), Syahbandar Semarang, Penguasa Pelabuhan, Perwakilan Departemen P dan K, Proyek Bolam dan Jasdam VIII Diponegoro. Kantor Sekretariat di Jl. M.T. Haryono No. 527 Semarang, perkuliahan diselenggarakan di STN III/IV Jl. Dr. Cipto No. 121 dan SMA Institut Indonesia di Jl. Maluku. Demi untuk pengembangan, peningkatan dan eksistensi AKPELNI, pada akhir Oktober 1964, Pimpinan dan Manajemen AKPELNI yang terdiri dari Prof. Sudarto, SH, May. (L) H. Margono. Wim Lambey, Letnan (L) Sartono, dua orang dosen dari pelabuhan dan Syahbandar Semarang, mengajukan proposal kepada Yayasan Sosial Angkatan Laut untuk menjadi Pembina AKPELNI. Pertengahan Nopember 1964, proposal diterima oleh Ket ua Umum YASAL Komodor (L) R. Sardjoeno yang didampingi oleh 2 (dua) pengurus YASAL Kol. (L) A.F. Langkay dan Kol. (L) Sjamsuddin, pada prinsipnya YASAL menyetujui memberikan bantuan dana dan pembinaan | | | Tahun 1965 | Atas prakarsa My. (L) H. Margono, pada tanggal 1 Maret 1969 diadakan Upacara Serah Terima pembinaan AKPELNI dari Yayasan Pengabdi Pancasila kepada yayasan Sosial Angkatan Laut (YASAL) di stadion Diponegoro dengan Inspektur Upacara sdr Budi Sutrisno, SH kepala Kejaksaan Tinggi mewakili Catur Tunggal. Selanjutnya oleh YASAL pengelolaan AKPELNI diserahkan kepada INDUK KOPERASI ANGKATAN LAUT (INKOPAL) di Jakarta. Pimpinan AKPELNI pada waktu itu adalah sebagai berikut : Direktur : Prof. Sudarto, SH Perwira Eksekutif : Poerwahid, SH Perwira Pendidikan : Sriyanto, SH Perwira Pembina Mental merangkap Pwa Proyek Laut : Letnan (L) Sartono Bulan Desember 1965, Sekretariat AKPELNI dipindahkan dari Jl. MT. Haryono 527 ke Jl. Mgr. Soegiyopranoto SJ No. 37 Semarang dan tempat kuliah dipindah ke kampur SPM Semarang.
| |
|