Sejarah

AKADEMI PELAYARAN NIAGA INDONESIA (AKPELNI) didirikan pada tanggal 17 September 1964 beralamat diJl. Pawiyatan Luhur II /17, Semarang dibawah badan penyelenggara pendidikan Yayasan Wiyata Dharma Semarang yang didirikan berdasar akte notaris No. 52, Notaris R.M. Soeprapto, SH, tanggal 21 Februari 1973 dengan membuka program studi :Nautika, Teknika dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPN)

Deklarasi pendirian AKPELNI pada tanggal 17 September 1964 oleh Yayasan Pengabdi Pancasila. Pimpinan dan pengelola AKPELNI dipercayakan kepada Prof. Sudarto, SH (Alm) sebagai Direktur, dibantu oleh beberapa dosen dari Universitas Diponegoro (UNDIP), Syahbandar Semarang, Penguasa Pelabuhan, Perwakilan Departemen P dan K, Proyek Bolam dan Jasdam VIII Diponegoro. Kantor Sekretanat di Jl. M.T. Haryono No. 527 Semarang, perkuliahan diselenggarakan di STN III / IV Jl. Dr. Cipto No. 121 dan SMA Institut Indonesia di Jl. Maluku. Demi untuk pengembangan, peningkatan dan eksistensi AKPELNI, pada akhir Oktober 1964, Pimpinan dan Manajemn AKPELNI yang terdiri dari Prof. Sudarto, SH, May. (L) H. Margono, Wim Lambey, Letnan (L) Sartono, dua orang dosen dari pelabuhan dan Syahbandar Semarang, mengajukan proposal kepada Yayasan Sosial Angkatan Laut untuk menjadi Pembina AKPELNI.

Pertengahan Nopember 1964, proposal diterima oleh Ketua Umum YASAL Komodor (L) R. Sardjoeno yang didampingi oleh 2 (dua) pengurus YASAL Kol. (L) A.R Langkay dan Kol. (L) Sjamsuddin, pada prinsipnya YASAL menyetujui memberikan bantuan dana dan pembinaan.

Atas prakarsa May. (L) H. Margono, pada tanggal 1 Maret 1969 diadakan Upacara Serah Terima pembinaan AKPELNI dari Yayasan Pengabdi Pancasila kepada yayasan Sosial Angkalan Laut (YASAL) di stadion Diponegora dengan Inspektur Upacara sdr. Budi Sutrisno, SH kepala Kejaksaan Tinggi mewakili Catur Tunggal.

Selanjutnya oleh YASAL pengelolaan AKPELNI diserahkan kepada INDUK KOPERAS! ANGKATAN LAUT (INKOPAL) di Jakarta.

Bulan Desember 1965, Sekretariat AKPELNI dipindahkan dari Jl. MT. Haryono 527 ke Jl. Mgr. Soegiyopranoto SJ No. 37 Semarang, dan tempat kuliah dipindah ke kampus SPM Semarang

Tahun 1967 AKPELNI telah terdaftar pada lembaga Pendidikan Direktorat Perhubungan laut dengan nomor : 724 / TKP / Pend / 1967, tertanggal 6 November 1967.

Tahun 1968 AKPELNI telah mengadakan Ujian Negara untuk Angkatan I, yang diselenggarakan oleh Panitia Ujian Negara Gabungan, di Semarang, bersama-sama Akademi maritim lainnya di Jawa Tengah. Dengan demikian AKPELNI rnerupakan Akademi Maritim swasta yang pertama kali diluar Jakarta yang menyelenggarakan Ujian Negara untuk ijazah Mualim Pelayaran Besar III (MPB III) dan Ahli Mesin Kapal Sementara (AMK-IS) Selanjutnya AKPELNI mengikut sertakan Taruna untuk Ujian Negara bersama-sama pada tahun 1975. Ujian Negara dapat diselenggarakan sendiri dengan mendatangkan Panitia Ujian Negara dari Jakarta.

Tahun 1972 Karena dalam ARD dan ART Inkopal tidak menyebutkan pembinaan terhadap pendidikan, maka sejak tahun 1972 AKPELNI berdiri sendiri dan mengupayakan pembinaan selurnhnya secara mandiri.

Tahun 1973 berdasarkan peraturan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Rl, AKPELNI harus didaftarkan pada Direktorat Jendral Perguruan Tinggi yang syarat utamanya antara lain harus ada Yayasan Pembina PTS. Untuk itu, atas prakarsa dari Bapak Prof. Sudarto, SH untuk memenuhi persyaratan tersebut, pada Tanggal 21 Februari 1973 diwakili oleh Bapak Poerwahid, SH, Bapak Turiman Midjaja, MPB III dan Ibu Sunartien, BA menghadap Notaris Raden Mas Soeprapto di Semarang untuk mendirikan Yayasan Pembina PTS. Akhirnya terbentuklah Yayasan AKPELNI dengan Akte No. 52, dimana untuk pertama kali bertindak sebagai pengurus sebagai berikut:

Pada tahun 1975 AKPELNl mendapat subsidi dari pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah. Jabatan Direktur AKPELNl dipegang oleh Djupri.SH.cukup lama yaitu dari tahun 1975 s/d tahun 1986.

Pada tahun 1984 dengan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 039 / 0 /1984 tanggal 29 Agustus 1984 tentang penyesuaian jalur jenjang dan program Pendidikan bagi unit jurusan / program studi status terdaftar pada Perguruan Tinggi Swasta dalam lingkungan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI. Akpelni secara resmi ditetapkan jenjang jurusan Nautika, Tehnika dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Dengan demikian sejak tahun 1984 AKPELNI Semarang dapat mengikuti Ujian Negara Pro­gram DIII untuk semua jurusannya yaitu Nautika, Teknika dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan, sehingga untuk jurusan Nautika dan Teknika akan menerima 2 ijasah: Ijasah Pelaut dan Ijasah D III.

Selanjutnya pada tanggal 1 Desember 1986 Bapak Djupri, SH mengundurkan diri dari jabatannya dan mengkhususkan diri sebagai anggota Yayasan Wiyata Dharma. jabatan Direktur diserahkan kepada Mayor Laut Kadarsi, sebagai hasil keputusan rapat Yayasan Wiyata Dharma di Semarang pada tanggal 7 Nopember 1986. Tahun 1986 dengan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0389/1986 tanggal 22 Mei 1986, lulusan AKPELNI berhak mendapatkan gelar profesional:

1.Untuk jurusan Nautika Ahti Madya (A.Md) Kelautan

2.Untuk jurusan Tehnika Ahli (A.Md) Mesin Kapal.

3.Untuk jurusan Ketatalaksanaan Ahli Madya (A.Md) Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan.

Pada tahun 1988 dengan surat Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Perhubungan Laut No. PDL. 223 /1 /1988 tanggal 29 Januari 1988 Taruna AKPELNl berhak menempuh Ujian Profesi Ahli Mesin Kapal (AMKA), dengan demikian jurusan Nautika berhak menempuh MPB III dan D III Mualim Pelayaran Besar III. JurusanTeknika AMKA dan DIII (Ahli Mesin Kapal A).  

Tahun 1990 setelah diadakan Penelitian dan Penilaian dari Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Perhubungan Laut, maka pada tanggal 16 Mei 1990, berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan No. Km. 464/DL005/Pnb-82 tanggal 18 Desember 1982 tentang Pola Pendidikan dan Latihan Departemen Perhubungan, AKPELNI dapat ijin untuk menyelenggarakan Program Diktat / Latihan Nautika (DIII) Tehnika (DIII) Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan (DIII) dengan surat ijin penyelenggaraan program Diktat Latihan Pelayaran No. B. 01/DL002/PDL90 oleh Kepala Pusat Pendidikan dan latihan Perhubungan Laut tanggal 16 Mei 1990.

Tahun 1992 dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indo­nesia No. 109/Dikti/Kep/1992 Jurusan Tatalaksana Angkutan Laut dan kepelabuhan diberi status diakui.

Tahun 2000 berdasarkan Surat Keputusn Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 115/ DIKTI/Kep/2000 tanggal 24 April 2000 jurusan Ketatalaksanakan memperoleh kenaikan sta­tus menjadi DISAMAKAN.

Tahun 2001 Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (AKPELNI) Semarang memperoleh Sertifikat ISO 9001 No. QEC 13900 untuk Quality Man­agement System yang diterbitkan oleh Badan Sertifikat International Quality Assurance Ser­vice Lty Limited Australia, tanggal 19 April 2001.

Kemudian pada tahun 2001 pula berdasarkan Rekomendasi dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perhubungan Laut dengan Nomor : 003/Rekom/VII!/Diklat/01 tanggal 14 Agustus 2001 AKPELNI memperoleh peringkat / Klasifikasi "B" untuk jurusan Nautika dan Teknika.

Tanggal 14 September 2001, dilaksanakan Audit mutu dari Ditjen Hubla selaku "Adminis­tration" dalam rangka untuk memperoleh "Ap­proval" penyelenggaraan diklat kepelautan jurusan Nautika dan Teknika.

Tahun 2002 semua program studi sudah terakreditasi berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor : 002/BAN-PT/AK-1/Dpt-lll/IV/02 tentang hasil dan peringkat Akreditasi program studi untuk program diploma di perguruan tinggi.

Tanggal 13 Agustus 2002 menerima 'Approval Certificate" dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut untuk penyeienggaraan Diklat Kepelautan Jurusan Nautika dan Teknika dengan nornor DL-23/2/3-02 tertanggai 22 April 2002. Artinya bahwa pelaksanaan program diktat kepeiaulan AKPELNI lelah memenuhi ketentuan IMO sebagaimana dinyatakan daiam STCW78 Amancfement '95.

Pada tanggal 12 Februari 2007 AKPELNI mendapat perpanjangan ulang ijin penyelenggaraan Program studi 3 tahun kedepan untuk jurusan Nautika, Tehnika dan Tatalaksana sesuai dengan surat Dirjen Dikti No 299/DA72007 tanggal 12 Februari 2007; No. 3001/D/T/2007 tanggal 12 Februan 2007 dan No.3001 /DAT/2007 tanggal 12 Februari 2007.

Tanggal 28 Juni 2011 AKPELNI mendapat renewal sertifikat implementasi sistem penjaminan mutu ISO 9001:2008 dengan nomor sertifikat QEC25694.

Tahun 2012 berdasar SK BAN PT No. 019/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/VIII/2012 tanggal 3 Agustus 2012 program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPN) terakreditasi "B". 

Kemudian pada tanggal 8 Desember 2012 berdasar  SK BAN PT No. 033/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/XII/2012 program studi Nautika dan Teknika terakreditasi "B".

Tahun 2013 penyelenggaraan diklat Ahli Nautika Tingkat III dan Ahli Teknika Tingkat III memperoleh perpanjangan approval dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut No. SM.307/4/15/DJPL-13 tanggal 26 Agustus 2013 untuk Nautika dan  No. SM.307/4/14/DJPL-13 tanggal 26 Agustus 2013 untuk Teknika.  Pada tahun yang sama juga diberikan approval penyelenggaraan diklat keterampilan khusus pelaut Bridge Resource Management (BRM) No. SM.307/4/16/DJPL-13 tanggal 26 Agustus 2013.

Tanggal 23 September 2014 AKPELNI memperoleh sertifikat penerapan Quality Management System sesuai standar ISO 9001:2008 dari SAI Global.  Tanggal 10 Juli 2015 AKPELNI memperoleh Approval Penyelenggaraan Diklat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk the Deck Officer Class III Training Program (No. PK.303/4/5/DK-15), the Engine Officer Class III Training Program (No. PK.303/4/7/DK-15), the Bridge Resource Management Training Program (No. PK.303/4/3/DK-15), the Operational Use of ECDIS Training program (No. PK.303/4/8/DK-15), the Radar Simulator Training Program (No. PK.303/4/4/DK-15), the ARPA Simulator Training Program (No. PK.303/4/9/DK-15), the GMDSS Radio Operator Training Program (No. PK.303/4/6/DK-15),  the Engine Resource Management Training Program (No. PK.303/4/2/DK-15)

 

View My Stats