Sehubungan dengan jumlah pendaftar sampai tanggal 27 April 2016 mencapai lebih dari 700 orang dimana tidak memungkinkan dilaksanakan seleksi selama 2 hari seperti rencana, maka dengan ini diumumkan bahwa pelaskanaan seleksi calon taruna baru AKPELNI gelombang I yang semula dijadwalkan selama 2 hari (tanggal 2 - 3 Mei 2016) menjadi 3 hari mulai Senin tanggal 2 Mei 2016 sampai dengan hari Rabu tanggal 4 Mei 2016.

Kami atas nama panitia penerimaan taruna baru mohon maaf atas ketidaksesuaian antara rencana dengan pelaksanaan seleksi.  Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Berdasarkan surat dari PUKP Semarang No. UM.01/55/IV/PUKP.Smg-16 tanggal 25 April 2016 perihal hasil UKP Periode Pebruari 2016, maka hasil UKP periode Pebruari 2016 tingkat ANT-III/ATT-III pra/pasca prala selengkapnya dapat dilihat di sini.

Pada hari Selasa, 19 April 2016, AKPELNI bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Semarang menyelenggarakan “Sosialisasi tentang HIV/AIDS” kepada 150 taruna-taruni di Ruang Andromeda Kampus AKPELNI Semarang.

Capt. Achmad Sulistyo, MM., M.Mar. selaku Direktur AKPELNI dalam sambutannya saat membuka acara ini menyampaikan harapan bahwa dengan diadakannya sosialisasi ini, taruna-taruni mendapat bekal tentang bahaya dan risiko jika tidak menjaga diri dengan baik, terutama dalam kaitannya dengan dunia pekerjaan setelah lulus nantinya dari AKPELNI dan bekerja sebagai pelaut.

Hadir dalam kegiatan ini, Drs. H. Bambang Soekardjo, MM. selaku Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Semarang. Beliau menyampaikan bahwa sasaran sosialisasi tahun ini adalah mahasiswa, dan AKPELNI mendapat kesempatan yang pertama untuk dikunjungi. Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan baik di lingkungan AKPELNI maupun berlanjut ke kampus-kampus yang lain, sebagai upaya menekan perkembangan HIV/AIDS yang semakin memprihatinkan. Saat ini Jawa Tengah menduduki rangking ke-5 kasus HIV/AIDS terbanyak dari seluruh propinsi di Indonesia pada periode Januari-Desember 2014, dan Kota Semarang adalah yang terbesar pada data kasus komulatif dilaporkan 1993 – 30 Juni 2015, dengan usia paling rentan adalah 25 – 34 tahun.

Sosialisasi yang menghadirkan dr. H. Tjatur Sembodo, MS. dari  Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat – Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang sebagai pembicara ini, berlangsung mulai pukul 09.30 sampai dengan 12.00 dan diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta. Hal ini tampak khususnya saat pembicara menjelaskan gejala dan penularan HIV/AIDS, serta berkembangnya pembahasan pada session tanya-jawab. Dengan bumbu humor segar dan diberikan sentuhan dari sisi kerohanian juga, membuat sosialisasi ini menjadi semakin bermakna bagi seluruh peserta.

Menutup acara ini, Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M.Si. selaku Pembantu Direktur-I berpesan kepada taruna-taruni yang hadir untuk dapat menjadi kepanjangan mulut bagi Komisi Penanggulangan AIDS dan Pimpinan Lembaga dengan meneruskan hal-hal yang telah didapat selama kegiatan sosialisasi, baik kepada rekan di kampus maupun di daerah asalnya saat libur akademik. Dengan demikian, ada harapan untuk menyelamatkan generasi muda penerus bangsa dari ancaman HIV/AIDS.

Dalam rangka menyambut hangat kedatangan Era Asean Economic Community, Akademi Pelayaran Niaga Indonesia semakin memantabkan langkahnya menuju Era Globalisasi dan mempersiapkan para Taruna mahir berbahasa Internasional. Dalam menunjukkan komitmen AKPELNI untuk terus maju, AKPELNI melalui program Akpelni English Conversation Course menyelenggarakan seminar Internasional pada hari Sabtu 16 April 2016, dengan mendatangkan Pembicara Asing dari Eropa untuk memberikan semangat berbahasa Inggris dan memberi warna tersendiri untuk para Taruna dalam belajar Bahasa Inggris secara langsung dengan foreigner. Pembantu Direktur I Bapak Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M.Si. dalam dukungannya juga memberikan ceramah dalam Bahasa Inggris dengan tema “Enhancing Maritime Spirit Through English”, menjadikan penguat seminar ini. Program ini kedepan akan terus ditingkatkan untuk mencetak para Pelaut yang mahir dalam bidangnya dan juga komunikasinya.